Friday, 23 January 2015

Yogi :Saya Cinta Sriwijaya FC, Tetapi Saya Ingin Persela Menang!



Laga semifinal turnamen SCM Cup yang mempertemukan Sriwijaya FC melawan Persela Lamongan menjadi partai yang sangat berat bagi M Yogi Novrian. Sebagai pemain asli Sumatera Selatan, bermain di depan publik stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring merupakan salah satu impiannya sejak kecil.
“Tentu sebagai pemain yang sejak kecil sering menonton langsung pertandingan sepakbola di GSJ, bisa bermain disana adalah sebuah kebanggaan. Namun sayangnya sekarang saya hadir sebagai lawan dari Sriwijaya FC, tim idola saya sejak dulu. Laga semifinal nantinya tidak akan mudah,” ujarnya saat dihubungi Jumat (23/1) via telepon.
Menurutnya, keputusan untuk menerima pinangan dari Persela Lamongan murni untuk meningkatkan kariernya di dunia sepakbola professional. “Sebagai pemain asli Sumsel, tentu akan sangat menyenangan dan bangga jika bisa bermain untuk SFC. Namun untuk sekarang, biarlah saya berlatih dan mencari pengalaman sebanyak mungkin di luar terlebih dulu, nanti pada saatnya saya akan kembali dengan kemampuan yang lebih baik lagi,” tegasnya.
Dirinya pun membantah pemberitaan sebelumnya yang menyebutkan dirinya memendam kekecewaan terhadap manajemen SFC yang tidak merekrutnya musim ini. “Hubungan saya dengan manajemen SFC masih baik, apalagi saya dibesarkan dari SFC U21 yang dalam 2 musim terakhir masuk final ISL U21. Jika bukan karena bimbingan disana, belum tentu saya bisa seperti sekarang. Saya tidak pernah mengutarakan kecewa, mungkin memang belum saatnya sekarang saya bermain di depan publik sendiri,” tambahnya.(harianto/super ball)
Bersama Persela Lamongan, pemain alumnus SYSA Sekayu ini mengaku telah diikat kontrak selama dua tahun. “Awalnya mereka ingin mengontrak jangka panjang kepada saya, minimal 3 tahun. Tapi saya menolak dan mengatakan lebih baik dicoba selama 2 tahun dulu. Jika nanti semuanya berjalan lancar, tentu saya akan memperpanjang kerjasama,” ujar pemain berkaki kidal ini.
Dia pun menjelaskan beberapa alasan mengapa akhirnya memutuskan berlabuh bersama Laskar Joko Tingkir. “Yang pertama Persela sangat serius dan menjanjikan memberikan kesempatan bermain, sebagai pemain muda tentu saya butuh banyak menit di lapangan untuk meningkatkan kemampuan. Selain itu, saya juga mendapat kontrak yang lumayan sehingga bisa membantu keluarga di rumah,” bebernya.
Selain itu, status Persela Lamongan sebagai klub yang selama ini dikenal sebagai tempat melahirkan pemain bintang di dunia sepakbola nasional juga menjadi alasan lainnya. “Banyak sekali bintang yang dilahirkan disini, seperti Syamsul Arif, Sukadana, begitu juga legiun asing seperti Fabiano Beltrame atau Gustavo Lopez yang mengawali karier di Indonesia bersama Persela. Semoga saya nanti bisa mengikuti jejak mereka. Terakhir, saya pasti ingin kembali ke SFC, cuma sekarang fokus saya 100 persen bersama Persela. Saya cinta Sriwijaya FC, tetapi saya ingin Persela menang,” pungkasnya.
Menurut Yogi, skuad Persela sendiri baru akan bertolak menuju Palembang pada Sabtu (24/1) atau sehari sebelum pertandingan semifinal. Hal ini dikarenakan seluruh pemain masih mengalami kelelahan usai menjalani laga terakhir babak penyisihan SCM Cup Grup B melawan Mitra Kukar, Kamis (22/1) kemarin. 
SRIPOKU.COM
Comments
0 Comments

0 comments:

Post a Comment