Skuad Persela 2015

Dengan harapan dan semangat baru di musim 2015, Skuad laskar Joko Tingkir diisi banyak pemain baru. Semoga musim ini Prestasi Lamongan meningkat. Viva Persela!

Sang Legenda Hidup

Choirul Huda, Kiper Asli Kota Lamongan sudah menjadi bagian dari skuad Laskar Joko Tingkir sejak tahun 1999. Seorang Putera Daerah yang kokoh dan tangguh di mistar gawang, Bagaimana profil lengkapnya?

Jadwal Persela 2015

Tim pelatih menargetkan Persela bisa sapu bersih semua laga home.

Persela bidik Pemasukan Tiket 2,5 Miliar

Kembalinya format Kompetisi satu wilayah tentu menambah semangat Suporter untuk tim kebanggaan kota soto, Musim ini manajemen menargetkan Persela dapat meraup pemasukan tiket setidaknya 2,5 Miliar

Pembinaan Usia muda Untuk Sepakbola Modern

Sudah barang tentu, Pembinaan Usia Muda sangatlah penting dalam Sepakbola Modern, Apalagi untuk sebuah Klub Profesional, Sistem kelompok umur berjenjang berfungsi membentuk ketahanan tim yang baik

Saturday, 27 December 2014

Pemain Seleksi, Datang dan Pergi


Persaingan para pemain saat menjalani latihan di stadiun Surajaya kemarin sore (26/12) tampak lebih panas. Pasalnya masing-masing pemain mempunyai kans untuk mendapatkan rekomendasi dari Asisten Pelatih Persela Lamongan Didik Ludiyanto untuk masuk dalam skuad Persela Lamongan.

Jika diamati, saat latihan pada sore hari kemarin lebih keras. Bahkan ada yang sampai mengalami cedera gara-gara benturan saat menjalani game. Hal tersebut tidak terlepas dari keinginan masing-masing pemain menunjukkan skill yang dimilikinya.

Dalam perjalanan pelatihan selama tiga hari yang lalu, Didik sudah memulangkan empat pemain yang dianggap tidak sesuai dengan kebutuhan tim.

Dengan dipulangkannya empat pemain tersebut tidak mengurangi jumlah pemain yang ikut berlatih, karena ada pemain baru yang mengikuti seleksi. Pemain tersebut diantaranya Wahyu mantan gelandang dari Persis Solo, Galih Dimas penjaga gawang, Sumardi mantan pemain Sriwijaya FC, dan Def Musta’in mantan anak asuh Danurwindo.

Datangnya pemain baru ini memudahkan kita dalam melakukan seleksi. Bagi pemain berkualitas maka akan terlihat dan juga sebaliknya, imbuh Didik (dikutip dari Radar).

Terkait dengan datangnya pemain asing, Didik menjelaskan informasi yang diterima olehnya dari Manajemen Persela Lamongan akan didatangkan setelah Persela mendapatkan Pelatih Kepala yang baru. Didik tidak tahu secara persis alasan mengapa manajemen melakukan hal tersebut.

Dalam beberapa hari kedepan akan terus dipantau perkembangan pemain yang saat ini mengikuti seleksi. Bisa saja mereka yang ada disini kami pulangkan dan diganti dengan pemain baru jika memang tidak sesuai dengan kebutuhan tim. (perselafootball.com)

Sejumlah Eks Garuda Jaya akan mengikuti seleksi bersama Persela?


Sejumlah pemain muda yang pernah memperkuat Timnas U-19, dikabarkan akan menjalani seleksi bersama Persela Lamongan. Hanya saja, belum jelas siapa eks penggawa Garuda Jaya yang mengadu nasib di Lamongan.

Para pemain Timnas U-19 memang laris manis. Sejak tahun 2013 lalu, sejumlah pemain sudah menandatangani kontrak dengan sejumlah klub profesional di Indonesia. Laskar Joko Tingkir dikabarkan menjadi salah satu peminat.

Arief Bachtiar, media officer Persela mengatakan, akan ada sejumlah pemain Timnas U-19 yang mengikuti seleksi bersama Persela. "Memang ada pemain U-19 dan U-23 yang kami undang untuk seleksi," tutur Arief.

Hanya saja Arief tak menyebut siapa pemain yang dimaksud. Apalagi untuk penggawa Timnas U-23, mereka saat ini masih menjalani pemusatan latihan di Yogyakarta. (Bola.net)

Persela Tunggu Eks Persebaya 1927



Sempat dikabarkan akan berlabuh ke Persegres Gresik United, Goran Gancev selangkah lagi akan bergabung dengan Persela Lamongan. Eks penggawa Persebaya 1927 ini diproyeksikan menggantikan posisi Roman Golian.

Menurut keterangan manajemen Persela, hingga saat ini mereka sedang menunggu kedatangan sejumlah pemain asing. Salah satunya adalah pemain dari Eropa Timur. Sosok yang dimaksud adalah Gancev.

Dari tiga nama yang sedang ditunggu, baru Gancev yang sudah memberikan kepastian kedatangan. "Goran dijadwalkan datang untuk mengikuti seleksi bersama pemain asing lainnya akhir bulan ini,” kata Arief Bachtiar, media officer Persela.

Menurut Arief, Laskar Joko Tingkir memang berharap untuk mendapatkan pemain belakang yang tangguh. Sebab pada kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2015 mendatang, tim kebanggaan LA Mania dipastikan tak diperkuat Roman Golian. (Bola.net)

Saturday, 20 December 2014

Persela buru pelatih yang Berkualitas


LAMONGAN - Manajemen Persela Lamongan benar-benar ingin mendapatkan pelatih yang berkualitas di Indonesia Super League (ISL) 2015 nanti. Itu terlihat dengan perburuan manajemen terhadap satu pelatih lokal, selain tetap menempatkan opsi terakhir pada pelatih asal Malaysia, Raja Isa.
Sekretaris Persela Lamongan, Muji Santoso menguraikan, pihaknya masih membuka pandangan ke pelatih lain, setelah gagal mendekati mantan pelatih timnas U-19, Indra Sjafri.
"Kami saat ini memburu pelatih yang punya kualitas," ujarnya kepada wartawan, Sabtu (20/12/2014).
Ketika disinggung tentang nama pelatih itu, pihaknya belum mau membeberkan. Namun yang pasti, pelatih yang diburu itu bukan pelatih asing. Pihaknya berharap, perburuan pelatih itu segera ada titik temu.
"Kalau nama pelatihnya, itu rahasia," jelasnya berteka-teki.(sudharma adi/surya)

Thursday, 18 December 2014

Persela akan segera gelar Latihan Perdana




LAMONGAN - Persiapan yang semakin mepet membuat Persela harus begerak cepat. selain mencari pelatih kepala yang cocok, juga harus segera membentuk kerangka tim. Hal ini sangat penting, mengingat ada beberapa Turnamen Pra musim yang akan diikuti Persela. Kabarnya, ISL 2015 akan dimulai pada awal Februari 2015.

Rencananya, Latihan perdana akan dilaksanakan pada tanggal 24 Desember dan dikuti oleh beberapa pemain musim lalu yang dipertahankan serta pemain seleksi. Sementara itu, Latihan akan dipimpin asisten pelatih musim lalu Coach Didik Ludianto. 

Berikut ini beberapa nama yang rencananya akan dipanggil untuk menjalani Latihan Perdana sekaligus seleksi pemain :

Kiper : 
Choirul Huda 
Bimantara 
M Syarif ( persela u21 ) 

Belakang : 
Dodok anang 
Eki taufik 
Zaenal abidin
Balada Placido ( arema u21 )
Taufik kasrun
Burhanudin nihe

Gelandang : 
Aank sabily
Radikal Idealis
Danu rosade
Jusmadi
Catur pamungkas
Zaenal Arifin
Jimy suparno
Mario rahmanto
Dikri ( persela u21 )
Arif arianto

Penyerang : 
Rudi santoso
Bijahil chalwa
Davian nanda

Manajemen Kembali Fokus ke Raja Isa

LAMONGAN - Gagal merebut Pelatih Indra Sjafri, Persela Lamongan hampir pasti akan menggunakan jasa pelatih Malaysia, Raja Isa untuk menukangi Laskar Joko Tingkir di Indonesia Super League (ISL) 2015.
"Sebenarnya dari beberapa kandidat nama yang masuk, hanya ada dua yang mengerucut, yakni Raja Isa dan Indra Sjafri," jelas Media Officer Persela Lamongan, Arif Bachtiar kepada Surya, Kamis (18/12/2014).
Manajemen Persela kini fokus dengan pilihan pertama, Raja Isa. Apalagi, mantan pelatih Persijap Jepara itu telah datang dan menyampaikan presentasi di hadapan manajemen.
"Ya, kami akan kembali ke Raja Isa. Hanya saja, kami masih menunggu bagaimana keputusan akhir manajemen," tuturnya.
Bagaimana dengan pilihan pada pelatih asal Jepang, Atsushi Teshima ? Dia menjelaskan, meski pernah menjadi pelatih Timnas U-14 dan U-16 Myanmar, namun manajemen belum melihat prestasi yang diraih. "Selain itu, dia memang belum pernah melatih di Indonesia," katanya.
Sedangkan untuk kandidat pelatih lainnya, manajemen belum tertarik. Persela hanya tertarik dengan dua nama itu, Raja Isa dan Indra Sjafri. "Makanya, waktu persiapan yang mepet, membuat kami juga harus gerak cepat," pungkasnya.
Sumber : SuryaOnline

Selamat Menempuh Hidup Baru Samsul!


Bojonegoro – Samsul Arif akhirnya melepas masa lajangnya setelah mempersunting kekasih hatinya, Elinda Yuniaz Fadella Asyif. Pemain sepak bola Timnas Indonesia itu melakukan prosesi akad nikah secara sederhana di rumahnya yang berada di Desa Mojodelik, Kecamatan Gayam, Bojonegoro, Rabu (17/12/2014).

Samsul Arif dan Della sapaan akrab Elinda Yuniaz Fadella sudah berpacaran lama. Della kebetulan adalah teman sekolah Samsul Arif saat keduanya masih duduk di bangku SMA Negeri 2 Bojonegoro. Wanita pilihan Samsul itu merupakan Warga Desa Margomulyo, Kecamatan Balen, Kabupaten Bojonegoro.

Akad nikah itu tampak dihadiri keluarga dan kerabat dari mempelai pria dan wanita. Mereka menunggu detik-detik pengucapan ijab kabul di bawah tenda yang dipasang di halaman rumah Samsul Arif. Acara akad nikah itu juga menarik perhatian warga sekitar sehingga beberapa tetangga juga berdatangan.

Sebelum prosesi ijab kabul, petugas KUA memeriksa kelengkapan administrasi. Setelah itu, pembacaan ijab kabul dilakukan dan Samsul Arif mengucapkannya dengan lancar. "Alhamdulillah akad nikah berlangsung khitmad dan berjalan lancar," kata Kepala KUA Ngasem, Mukhtar yang bertugas sebagai penghulu nikah usai pembacaan ijab kabul.

Pada prosesi sakral itu, Samsul Arif mengucapkan ijab kabul dengan memakai Bahasa Indonesia dengan lancar tanpa hambatan. Ucapan itu pun langsung disahkan oleh saksi dan diamini oleh penghulu nikah beserta tamu undangan yang turut hadir. Samsul juga memberikan mahar kepada Della berupa uang tunai Rp1 juta ditambah uang real senilai 300 dan Alqur’an.

Menurut Jono, salah satu anggota keluarga Samsul Arif, prosesi akad nikah memang sengaja dilangsungkan sederhana seperti prosesi nikah pada umumnya. Sesuai rencana pihak keluarga akan mengadakan resepsi pernikahan Samsul Arif dengan Della pada 28 Desember 2014.

Rencananya pada acara resepsi nanti para pemain Arema Cronous Malang juga hadir dan melakukan pertandingan persahabatan dengan salah satu kesebelasan Bojonegoro di lapangan Desa Mojodelik. Pertandingan tersebut merupakan kado Arema Cronous untuk pemain mantan top skor yang mencetak 16 gol tersebut.

Samsul Arif lahir di Desa Mojodelik, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro pada 14 Januari 1985. Ia kini bermain untuk Arema Cronous FC di Liga Super Indonesia. Ia biasa berposisi sebagai striker dengan memakai nomor punggung 11.

Karir sepak bola Samsul Arif dimulai dari kompetisi antardesa dan antarkecamatan di Bojonegoro. Ia kemudian direkrut Persibo Bojonegoro karena dianggap mempunyai kemampuan di atas rata-rata.

Saat di Persibo Bojonegoro, Samsul terus menunjukkan kemampuannya. Setelah bergabung di Divisi I pada tahun 2006, Persibo mampu menjuarai divisi I pada tahun 2007 dan menjuarai divisi utama.

Pada 2009, Samsul bermain di kompetisi Liga Super Indonesia (ISL) dan bergabung dengan Persela Lamongan. Namun, hanya satu musim, Samsul memutuskan kembali bergabung dengan Persibo dan menjadi juara divisi utama pada 2010. 

Kemudian, Di Musim 2012-2013, Samsul kembali berlabuh di Persela dan ikut serta mempersembahkan Piala Gubernur Jatim yang kelima bagi Tim Biru Langit. Pada musim 2013-2014, Samsul direkrut oleh Arema Cronous Malang dan mengantarkan Arema Cronous lolos ke 8 besar Indonesia Super League musim 2013-2014 bersama Gustavo Lopez dan Cristian Gonzales. Samsul Arif juga direkrut bergabung di tim nasional sepak bola Indonesia di beberapa ajang internasional.

Dikutip dari : beritajatim.com

Monday, 15 December 2014

JADWAL PERSELA DI TURNAMEN SCTV CUP


Persela diundang dalam turnamen pramusim SCTV Cup dan tergabung di Grup B bersama Arema, Persipura dan Mitra Kukar. Berikut jadwal yang telah dirilis sementara ini : 
15 Januari : Persipura v Persela (19.30 WIB)
17 Januari : Persela v Arema Cronous (19.30 WIB) 
19 Januari : Persela v Mitra Kukar (19.30 WIB)

Venue : Stadion Kanjuruhan

Saturday, 13 December 2014

Raja Isa : Saya memberi Garansi Prestasi ketika saya Latih


Setelah hanya menjadi desas-desus, Raja Isa akhirnya menunjukan keseriusannya untuk menangani Persela musim ini.

Pelatih asal Malaysia itu Sabtu pagi (13/12) datang ke Lamongan untuk presentasi di depan managemen Persela. Raja Isa sangat termotivasi untuk meningkatkan prestasi Persela.

"Sejak ditangani Miroslav Janu, penampilan Persela boleh dibilang stabil. Apalagi pada musim lalu Persela mampu lolos ke babak 8 Besar. Saya memberikan garansi prestasi ketika saya latih," tegas Raja Isa.

Dia juga menyebut tidak akan membawa pemain ke Persela. Hanya dia meminta kriteria pemain baru nanti haruslah pemain yang tidak cengeng dan mau bekerja keras.

Kriteria yang sama ditetapkannya untuk asisten pelatih fisik dan kiper. “Persela butuh pelatih kipper karena tahun lalu banyak kemasukan gol. Kalau bisa nanti pelatih fisik dan kipper harus yang berlisensi dan bisa menjaga kondusifitas tim,” imbuhnya.

Manajemen Persela sendiri seperti disampaikan Yunan Achmadi, seusai mendengarkan presentasi Raja Isa menegaskan belum akan langsung mengikat kontrak dengan Raja Isa. Mereka beralasan masih harus menyampaikan hasil presentasi itu dengan jajaran manajemen lain dan owner Persela Lamongan.

“Yang jelas tadi kami apresiasi kedatangan Raja Isa ke (Persela) Lamongan. Apa yang disampaikannya kira-kira memang memenuhi ekspektasi kami. Tapi untuk menuju kesana (kontrak), kami akan mengadakan rapat dengan jajaran manajemen dan owner Persela untuk segera buat keputusan,” kata Yunan.

Yunan juga menyebutkan belum menutup kemungkinan masih akan adanya nama lain yang disodorkan dalam rapat pengambilan keputusan tersebut. Seperti nama mantan pelatih Persita Tangerang Fabio Oliveira yang selama ini santer diberitakan

Friday, 12 December 2014

Besok Calon Pelatih Persela, Raja Isa Presentasi Programnya


Lamongan - Calon pelatih Persela Lamongan Raja Isa mulai besok akan mempresentasikan program kerjanya ke manajemen laskar 'Joko Tingkir'. 

Rencananya, pelatih asal Malaysia itu akan datang ke Sekretariat Persela pagi hari."Memang benar besok dia Raja Isa didengar program kerjanya. Jika cocok, manajemen Persela akan merekrutnya," kata Media Officer Persela, Arief Bachtiar, Jumat (12/12/2014).

Arief Bachtiar juga menambahkan, kendati besok mempresentasikan program kerjanya. Bukan berarti mantan pelatih Persijap Jepara itu langsung dikontrak. Sebab, sejumlah calon pelatih lainnya juga diundang manajemen untuk mempresentasikan program latihannya sebelum resmi dikontrak secara permanen. "Manajemen Persela memakai cara seperti ini agar tahu kualitas pelatih," paparnya. 
(beritajatim.com)

Wednesday, 10 December 2014

Thailand Lolos ke Partai Final Piala AFF 2014

Timnas Thailand berhasil memastikan lolos ke partai final Piala AFF 2014. Itu setelah, mereka menaklukkan Filipina dengan skor 3-0 pada leg kedua semi-final di Stadion Rajamangala, Bangkok, Rabu (10/12) malam. 

Sebelumnya, kedua tim pada leg pertama hanya bermain imbang tanpa gol. Bertindak sebagai tuan rumah, Thailand langsung tampil menekan sejak menit awal pertandingan. Bahkan, ketika pertandingan baru berjalan tujuh menit, Chanathip Songkrasin, berhasil membuka skor 1-0 lewat sepakannya di dalam kotak penalti.

Tak ayal, gol tersebut semakin melecut semangat para penggawa asuhan Kiatisuk Senamuang. Mereka terus tampil menyerang dan tidak memberikan ruang bagi para pemain Filipina untuk mengembangkan permainan sepanjang 15 menit awal laga.

Filipina hanya sesekali bisa keluar dari tekanan, namun upaya mereka untuk menyamakan kedudukan selalu bisa diredam para pemain The War Elephants. Beberapa peluang terus didapatkan Thailand. Salah satunya, peluang yang diperoleh Charyl Chappuis pada menit ke-44. Namun, peluang itu masih belum membuahkan gol. Hingga babak pertama usai, skor tetap 1-0 untuk Thailand. 

Memasuki babak kedua, Thailand kembali langsung tampil menekan. Mereka benar-benar tak ingin memberikan skuat asuhan Thomas Dooley untuk mengembangkan permainan. Hingga akhirnya, Kroekrit Thaweekarn berhasil menggandakan keunggulan Thailand menjadi 2-0 pada menit ke-56. Tak ayal, gol tersebut semakin membuat Phil Younghusband dan kawan-kawan tertekan. Bahkan, pada menit ke-80 Kroekrit nyaris kembali memperbesar keunggulan Thailand andai saja bola hasil tendangannya tidak menyamping tipis di sisi kanan gawang Filipina.

Tim tamu semakin tenggelam setelah Martin Steuble diganjar kartu merah dua menit berselang. Ya, Steuble harus dikeluarkan wasit lantaran menerima kartu kuning kedua di laga itu. Kekurangan jumlah pemain membuat kesolidan Filipina semakin melemah.

Kroekrit kembali berhasil mencetak gol ketiga untuk Thailand pada menit ke-87. Skor 3-0 bertahan hingga pertandingan usai. Sementara itu, laga final akan digelar dengan sistem kandang-tandang pada 17 dan 20 Desember 2014.

Timnas U-19 Dibungkam Frenz United Indonesia

Keunggulan jumlah pemain di babak kedua gagal dimanfaatkan Indonesia U-19 untuk mengejar ketertinggalan dua gol dari FUI di babak pertama.

Timnas Indonesia U-19 harus mengakui keunggulan Frenz United Indonesia (FUI), skor 2-0, pada laga uji coba di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Rabu (10/12) petang. Ini menjadi kekalahan pertama dari dua uji coba terakhir yang sudah dilakoni skuat asuhan Fakhri Husaini itu. Sebelumnya, tim yang disiapkan untuk Piala AFF U-19 2015 ini berhasil menaklukkan Singapura U-19 dengan skor tipis 1-0, Senin (8/12). 

Pada menit awal pertandingan, FUI yang sudah dipersiapkan lebih lama langsung tampil menekan pertahanan tim Garuda Muda. Bahkan, mereka langsung unggul 1-0, ketika pertandingan memasuki menit ke-13 lewat pemain asal Iran, Reza Karimi. Unggul satu gol, membuat para penggawa FUI tampil lebih nyaman dalam memainkan bola.

Beberapa kali, Andy Setyo Nugroho kewalahan dalam menghadapi serangan yang dilancarkan skuat yang dilatih Muhammad Zahid Bin Hasim itu. Hingga akhirnya, gawang Indonesia U-19 harus kebobolan lagi pada menit ke-26. Adalah Yugan Poobathy yang berhasil membobol gawang Indonesia U-19 yang dijaga kiper Satria Tama Hardiyanto. Skor 2-0 bertahan hingga babak pertama usai.

Memasuki babak kedua, Indonesia U-19 mendapatkan keuntungan setelah gelandang FUI, Akhbar Eka Putra dikartu merah wasit ketika babak kedua baru berjalan dua menit. Tapi, unggul jumlah pemain tetap tak bisa membuat Indonesia U-19 membobol gawang FUI.

Setiap serangan yang dilancarkan Indonesia U-19 selalu bisa dipatahkan pertahanan FUI yang cukup solid pada laga ini. Skor 2-0 bertahan hingga laga usai. Ini menjadi modal bagus bagi FUI yang bakal terjun dalam turnamen internasional Frenz International Cup 2015 3-14 Januari 2015.

Susunan pemain kedua tim:
Indonesia U-19
Pelatih: 
Fakhri Husaini
Satria Tama Hardiyanto; M. Rifad Marasabessy, M. Pachri Caesar, Aldo Claudio, Andy Setyo Nugroho; Ronaldo Eko Julianto, T.M.Ichsan, Sendy Pratama, Sahrul Akmal; Fulgensius Billy Paji Keraf, M. Mursal
Cadangan: Panggih Prio Sembodho, Ibrahim Sanjaya, Yoga Pratama Hadi Kuswendi, Aed Tri Oka, Andrew Alexander Nggeolima, Wahyu Setiawan Hamisi, Andhika Agraprana, Firmansyah, Afdal Yusra, Iqmal Nur Samsu, Justin Stephen

Frenz United Indonesia
Pelatih:
 Muhammad Zahid Bin Hasim
Azman; Nima, Muhammad Amirul, Muhammad Azrul, Dandi Maulana; Reza Karimi, Bayu Firmansyah, Akhbar Eka Putra, Amin Rais Ohorella; Yugan Poobathy, Ade Ivan Hafilah

Cadangan: Yoga Triseptyan Herlambang, Muhammad Faiz, Arash Ghafour, Aep Maulana, Fridolin Kristof Yoku, Daniel Amier, Riswan Yusman, Dody Al Fayed 

Sumber : Goal.com

Bantu Kalahkan Persipura, Coach Didik ditraktir Pelatih Persib

Dalam sesi kursus kepelatihan B AFC di Sawangan, Depok, asisten pelatih Persela Didik Ludianto kembali bersua dengan Djadjang Nurdjaman, pelatih yang sukses membawa Persib jadi juara LSI 2014.

Kedua orang ini tampaknya sudah pernah ada kesepakatan. Djanur, sapaan karib Djadjang, pernah berjanji mentraktir Didik bila Persib juara.

Kesepakatan itu tentu ada sebabnya. Ternyata, sebelum Persib melakoni final kontra Persipura, Djanur pernah bertanya kepada Didik mengenai resep mengalahkan Persipura.
Pertanyaan Djanur realistis, sebab dalam kompetisi reguler, hanya Persela yang pernah mengalahkan Persipura.

Saat itu di Stadion Surajaya Lamongan, Persela melibas Boaz Solossa dkk. dengan skor 2-0. Setelah berbagi sedikit pengalaman dari pertandingan itu, Djanur mengucap janji ingin mentraktir Didik jika Persib juara.

"Momentumnya ya ketika kami bertemu karena bersama mengikuti kursus B AFC," kata Didik yang akrab dipanggilan Pacul itu.

Didik juga terkesan dengan momen traktiran. Menurut Didik, pelatih sekelas Djanur ternyata sangat terbuka.


"Dia orang yang menyenangkan. Pak Djanur juga sangat terbuka, terutama dalam berbagi pengalaman melatih. Saya merasa mendapat banyak hal positif darinya," ucapnya.