Dalam sesi kursus kepelatihan B AFC di Sawangan, Depok, asisten pelatih Persela Didik Ludianto kembali bersua dengan Djadjang Nurdjaman, pelatih yang sukses membawa Persib jadi juara LSI 2014.
Kedua orang ini tampaknya sudah pernah ada kesepakatan. Djanur, sapaan karib Djadjang, pernah berjanji mentraktir Didik bila Persib juara.
Kesepakatan itu tentu ada sebabnya. Ternyata, sebelum Persib melakoni final kontra Persipura, Djanur pernah bertanya kepada Didik mengenai resep mengalahkan Persipura.
Pertanyaan Djanur realistis, sebab dalam kompetisi reguler, hanya Persela yang pernah mengalahkan Persipura.
Saat itu di Stadion Surajaya Lamongan, Persela melibas Boaz Solossa dkk. dengan skor 2-0. Setelah berbagi sedikit pengalaman dari pertandingan itu, Djanur mengucap janji ingin mentraktir Didik jika Persib juara.
"Momentumnya ya ketika kami bertemu karena bersama mengikuti kursus B AFC," kata Didik yang akrab dipanggilan Pacul itu.
Didik juga terkesan dengan momen traktiran. Menurut Didik, pelatih sekelas Djanur ternyata sangat terbuka.
"Dia orang yang menyenangkan. Pak Djanur juga sangat terbuka, terutama dalam berbagi pengalaman melatih. Saya merasa mendapat banyak hal positif darinya," ucapnya.







